Senin, 21 September 2015

REALLY MISS THEM

Diposting oleh Unknown di 18.49 1 komentar

Sabtu, 19 September 2015

Manajemen Nyeri Farmakologis

Diposting oleh Unknown di 04.59 0 komentar


Pencabutan gigi dapat menimbulkan nyeri dikarenakan aktivasi reseptor nyeri pada pulpa gigi oleh rangsang termal, mekanik,kimia, maupun elektrik.  Selain itu pengeluaran mediator infamasi juga dapat merangsang reseptor nyeri pada serabut yang menghantarkan impuls nyeri (serabut aferen nosiseptif) yaitu serabut yang tersebar diseluruh tubuh dan paling banyak ditemukan pada nervus trigeminalis yang menginervasi pulpa dan jaringan perapikal gigi. Oleh karena itu sebelum melakukan pencabutan gigi harus dipersiapkan dengan baik agar dapat menghindari nyeri yang dapat menyebabkan klien merasa tidak nyaman, yaitu dengan pemberian anastesi disertai dengan tambahan analgesik opioid jenis tramadol sebelum pencabutan dilakukan.
Dalam upaya peredaan nyeri sebenarnya telah diberikan anastesi yaitu sebuah obat yang dapat menyebabkan kehilangan sensasi yang reversible secara total dan sementara dalam daerah yang terbatas dari tubuh yang disebabkan oleh depresi eksitasi yang dalam ujung syaraf atau inhalasi dari proses konduksi dalam syaraf perifer. Namun keefektifan anastesi menurun dengan pembentukan asam dari jaringan, oleh sebab itu efek dari anastesi menjadi berkurang ketika larutan anastesi diinjeksikan ke daerah inflamasi. Untuk itu diperlukan pula tambahan analgesik opioid jenis tramadol.
Analgesik opioid sendiri merupakan pereda nyeri yang yang paling berguna. Obat ini bekerja pada reseptor yang disebarluaskan diseluruh otak dan medulla spinalis. Analgesik bekerja di sentral dengan dengan cara menempati reseptor di kornu dorsalis medulla spinalis sehingga terjadi penghambatan pelepasan transmitter dan perangsangan ke syaraf spinal tidak terjadi.

 

Aullia Niken Wulandari Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea